IKATAN KOVALEN
Air tersusun atas molekul-molekul H2O. Molekul H2O terbentuk akibat adanya ikatan antara atom hidrogen (H) dan atom oksigen (O). Hidrogen dan oksigen merupakan unsur nonlogam. Kedua unsur ini memiliki energi ionisasi dan ainitas elektron yang tinggi. Atom hidrogen dan oksigen tidak akan saling melepas ataupun menerima elektron seperti pada pembentukan ikatan ion. Satu elektron dari atom hidrogen berpasangan dengan satu elektron atom oksigen sehingga terbentuklah ikatan. Ikatan ini disebut dengan ikatan kovalen. Jadi, ikatan kovalen adalah ikatan antaratom nonlogam yang terbentuk karena pemakaian bersama pasangan elektron.
Ikatan kovalen dapat berbentuk ikatan tunggal dan rangkap. Gambar berikut memperlihatkan contoh bentuk ikatan kovalen tunggal, rangkap dua, dan rangkap tiga.
1. Ikatan Kovalen Tunggal
Atom H dengan Cl membentuk ikatan kovalen tunggal menghasilkan molekul HCl, di mana pada atom Cl juga memiliki tiga pasang elektron bebas (tidak digunakan untuk berikatan) sehingga memenuhi kaidah oktet (delapan elektron).
2. Ikatan Kovalen Rangkap 2
Atom C dengan dua atom O membentuk ikatan kovalen rangkap dua menghasilkan molekul CO2. Pada setiap atom O yang terikat terdapat satu ikatan rangkap dua dan dua pasang elektron bebas sehingga baik atom C maupun O telah memenuhi kaidah oktet.
3. Ikatan Kovalen Rangkap 3
Atom N berikatan dengan atom N membentuk ikatan rangkap tiga dan terdapat satu pasang elektron bebas pada setiap atom N yang terikat untuk memenuhi kaidah oktet.
📌Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai ikatan kovalen tunggal, ikatan kovalen rangkap dua dan ikatan kovalen rangkap tiga silahkan simak video di bawah ini
📝Sifat-sifat Fisis Ikatan Kovalen
- Senyawa kovalen ada yang membentuk struktur molekul sederhana misalnya CH4 dan H2O, ada juga yang membentuk struktur molekul raksasa seperti SiO2. Selain itu ada atom-atom yang membentuk struktur kovalen raksasa contohnya karbon dalam intan.
- Titik didih senyawa kovalen bervariasi, ada yang rendah dan sangat tinggi.
.png)
Titik didih beberapa senyawa kovalen - Metana memiliki fase gas, pada setiap molekulnya terdapat ikatan kovalen yang relatif kuat. Di antara molekul-molekul CH4 terdapat gaya antarmolekul yang lemah. Pada saat dipanaskan, masing-masing molekul CH4 mudah berpisah, sehingga titik didih metana rendah.
- Pada intan, atom C dengan C lainnya berikatan kovalen sangat kuat, membentuk struktur raksasa sehingga titik didihnya tinggi. Senyawa dengan struktur molekul raksasa tidak larut dalam air dan tidak menghantarkan listrik kecuali grafit yaitu karbon pada batu baterai dan isi pensil.

.png)
.png)
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar