IKATAN KOVALEN KOORDINASI
Ikatan kovalen tidak hanya dihasilkan dari kontribusi elektron pada masing-masing atom yang terikat, tetapi bisa dari salah satu atom saja. Ikatan kovalen koordinasi terjadi ketika pasangan elektron untuk berikatan berasal dari salah satu atom, sementara atom lain yang terikat tidak menyumbangkan elektron sama sekali.
Atom N pada molekul NH3 memiliki pasangan elektron bebas, sementara atom B pada molekul BF3 tidak memiliki elektron lagi untuk disumbang kan. Atom B hanya mengikat tiga atom F sehingga pada atom B masih tersisa satu orbital yang kosong. Orbital yang masih kosong ini diisi oleh pasangan elektron bebas yang berasal dari atom N sehingga terbentuk ikatan tunggal antara atom N dan B. Jadi, ikatan ini terbentuk oleh pemakaian pasangan elektron secara bersama yang hanya disumbangkan oleh atom N sehingga atom N dan B mencapai keadaan oktet.
Pada molekul HNO3, atom N sudah mengikat dua atom O dengan ikatan kovalen tunggal dan rangkap. Agar atom N dan O memenuhi kaidah oktet maka sepasang elektron yang tersisa dari atom N membentuk kovalen koordinasi dengan atom O. Hal yang sama juga terjadi pada molekul SO3. Atom S memberikan pasangan elektronnya untuk membentuk dua ikatan kovalen koordinasi dengan dua atom O, sehingga atom S dan ketiga atom O yang terikat memenuhi kaidah oktet.
📌Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai ikatan kovalen koordinasi silahkan simak video di bawah ini
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar