KEPOLARAN SENYAWA
Berdasarkan kepolaran, ikatan kovalen dapat dibagi menjadi ikatan kovalen polar dan nonpolar.
1. Ikatan Kovalen Polar
Ikatan kovalen polar adalah ikatan kovalen yang PEInya cenderung tertarik ke salah satu atom yang berikatan. Kepolaran suatu ikatan kovalen ditentukan oleh
keelektronegatifan suatu unsur. Senyawa kovalen polar biasanya terjadi antara atom-atom unsur yang beda keelektronegatifannya besar, mempunyai bentuk molekul asimetris, mempunyai momen dipol ( µ = hasil kali jumlah muatan dengan jaraknya) ≠ 0.
keelektronegatifan suatu unsur. Senyawa kovalen polar biasanya terjadi antara atom-atom unsur yang beda keelektronegatifannya besar, mempunyai bentuk molekul asimetris, mempunyai momen dipol ( µ = hasil kali jumlah muatan dengan jaraknya) ≠ 0.
Ikatan kovalen polar terbentuk karena atom-atom yang saling berikatan memiliki perbedaan keelektronegatifan. Contohnya, ikatan kovalen yang terbentuk antara atom hidrogen dengan atom klorin membentuk asam klorida (HCl). Atom hidrogen memiliki keelektronegatifan 2,1, sementara atom klorin 3,0.
Keelektronegatifan yang lebih tinggi pada atom Cl menyebabkan pasangan elektron yang membentuk ikatan antara H dan Cl tertarik ke arah atom Cl (delta negatif, δ–). Atom H menjadi kurang elektron (delta positif, δ+). Keadaan ini menyebabkan terjadi nya pengutuban. Adanya dua kutub ini disebut dengan polarisasi yang menyebabkan terbentuknya ikatan kovalen polar.
![]() |
| Ikatan kovalen polar pada HCl |
Ikatan kovalen polar yang membentuk molekul polar akan menghasilkan senyawa polar. Senyawa polar juga dapat menghantarkan arus listrik seperti senyawa ion. Namun, senyawa polar hanya dapat menghantarkan arus listrik saat dalam bentuk larutan. Selain itu, senyawa kovalen juga memiliki titik leleh dan titik didih yang lebih rendah dari senyawa ion dan logam.
2. Ikatan Kovalen Nonpolar
Ikatan kovalen nonpolar terbentuk antara atom-atom nonlogam yang sejenis dan tidak memiliki perbedaan keelektronegatifan. Ikatan kovalen nonpolar yaitu ikatan kovalen yang PEInya tertarik sama kuat ke arah atom-atom yang berikatan. Senyawa kovalen nonpolar terbentuk antara atom-atom unsur yang mempunyai beda keelektronegatifan nol atau mempunyai momen dipol = 0 (nol) atau mempunyai bentuk molekul simetri.
📌Secara umum, dapat disimpulkan:
- Ketika dua atom dengan keelektronegatifan yang sama berbagi sepasang elektron valensi, mereka membentuk ikatan non-polar .
- Ketika dua atom dengan keelektronegatifan berbeda berbagi sepasang elektron valensi, mereka membentuk ikatan polar .
📌Untuk memahami cara membedakan antara ikatan kovalen polar dan non polar silahkan simak video di bawah ini.
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar